holding-mikro
Categories:

Holding Mikro hingga Pelindo, Erick Thohir Bersyukur

Avatar image of
Posted by admin

Micro Holding ke Pelindo, Erick Thohir bersyukur banyak target BUMN yang sudah tercapai

holding-mikro

Menteri BUMN Erick Thohir mengaku bersyukur sejumlah program utama yang ditargetkan tahun ini telah tercapai. Berdasarkan kinerja BUMN dalam hal keuangan, operasional dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Salah satu keberhasilannya adalah mampu meraih laba bersih konsolidasi sebesar Rp 61 triliun dari kuartal III tahun 2021. Pengetahuan ini dibandingkan dengan laba bersih konsolidasi periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp. 13 triliun. Ia juga meyakini laba bersih konsolidasi BUMN bisa lebih tinggi lagi hingga akhir tahun ini.

“Atas nama seluruh jajaran pimpinan dan pegawai kementerian, serta direksi perusahaan-perusahaan BUMN, kami bersyukur dan alhamdulillah dapat membawa kabar baik bagi masyarakat dan bangsa Indonesia pada akhir tahun 2021 mendatang,” ujarnya. dalam menilai kinerja Kementerian BUMN selama setahun di Jakarta, Kamis (30/30.) 12).

Perbaikan kinerja keuangan tersebut diikuti dengan keberhasilan beberapa program utama yang menjadi milestone dalam agenda transformasi dan inovasi BUMN. Antara lain, berdirinya PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang merupakan peleburan dari tiga bank syariah milik Himbara, yakni Syariah Mandiri, BRI Syariah dan BNI Syariah.

Dengan berdirinya BSI, untuk pertama kalinya Indonesia memiliki bank syariah yang besar. Dengan total aset sekitar Rp 247 triliun, BSI merupakan bank terbesar ke-7 di Indonesia dan bank syariah ke-11 di dunia. Hal ini jelas memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan jumlah umat Islam terbesar di dunia.

Penggabungan lain yang dilakukan di sektor ultra mikro melalui penggabungan BRI, Pegadaian dan PNM juga menunjukkan komitmen KBUMN dalam mendorong pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat dan daerah. Dengan memberikan kemudahan akses permodalan bagi UMKM dan sektor ultra mikro, diharapkan dapat menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

Menurutnya, Holding BUMN Ultra Mikro merupakan upaya nyata BUMN untuk mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat. Penggabungan sektor ultra-mikro mendapat respon yang sangat baik di pasar. Rights issue BRI September 2021 berhasil diselesaikan, mengumpulkan dana $96 triliun, dan diakui sebagai yang terbesar di ASEAN dan terbesar ketiga di Asia.

Menteri BUMN Erick Thohir saat mengawali Program Pendampingan BUMN Muda, Rabu (25 Agustus). Foto: Dok. Spesial
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pasar optimis dan percaya dengan program transformasi BUMN,” lanjutnya.

Selain itu, Kementerian BUMN berhasil melaksanakan program restrukturisasi agar BUMN dapat bersaing lebih efektif sesuai dengan core business-nya. Di Pertamina, misalnya. Dengan restrukturisasi operasional melalui pembentukan sub-investasi, Pertamina menjadi perusahaan Global Energy Champion dan bernilai 100 miliar dolar AS.

Di bidang logistik, Kementerian BUMN terus melakukan terobosan untuk menekan biaya logistik di Indonesia yang masih lebih tinggi dibandingkan negara tetangga di Asia. Penggabungan Pelindo yang telah diupayakan selama 20 tahun, berhasil pada Oktober 2021.

Dengan asosiasi tersebut, Pelindo kini menjadi operator terminal peti kemas terbesar kedelapan di dunia dengan total 16,7 juta TEUs dan salah satu pemain utama di pelabuhan dunia dengan total aset Rp 112 triliun. Penggabungan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan konektivitas dan efisiensi guna menekan biaya logistik nasional agar industri lebih kompetitif di Indonesia

Sumber :